Jumat, 09 Desember 2011

Profil Director: Christopher Nolan


Full Name: Christopher Jonathan James Nolan
Date of Birth: 30 July 1970 in London, England
Filmography: Memento, Trilogy Batman, Inception, etc.

Kualitas lebih penting dari pada kuantitas. Mungkin hal itulah yang menjadi prinsip sutradara asal Britania Raya ini. Dalam rentan waktu 10 tahun dari 2000-2010, Nolan hanya menggarap 6 film plus 1 film pendek. Rata-rata dia mensutradarai film dalam rentan waktu 2 tahun sekali. Tidak aneh kenapa film-filmnya selalu mendapatkan berbagai pujian dan prestasi karena Nolan selalu mementingkan isi cerita yang berkualitas, bukan hanya ketegangan dengan darah disana-disini, atau berbagai efek yang menghabiskan dana sampai triliunan rupiah.

Bakat Nolan sebagai sutradara memang sudah terlihat sejak dia masih kecil. Nolan beberapa kali membuat film pendek menggunakan kamera yang diberikan oleh ayahnya. Nolan memulai karir sebagai sutradara dengan membuat beberapa film pendek, hingga akhirnya ia dapat mensutradarai film berdurasi panjang pertamanya yang berjudul Following (1998). Film ini sendiri mendapatkan apresiasi yang luar biasa pada Hong Kong Film Festival tahun 1998 dan beberapa festival film lain di beberapa negara.


Karirnya semakin melesat ketika Memento dirilis pada tahun 2000. Film yang diangkat dari cerita pendek adiknya sendiri, Jonathan Nolan yang sering membantu dalam penulisan naskah filmnya, mendapatkan 2 nominasi Oscar pada saat itu. Film yang dibintangi oleh Guy Pearce (The Hurt Locker) ini memang sangat unik. Kita tidak akan penasaran dengan endingnya, malah akan penasaran dengan openingnya, karena di Memento, Opening film adalah ending, dan ending film adalah openingnya (kalau bingung, nonton aja sendiri filmnya).

Film Nolan selanjutnya adalah Insomnia (2002) yang dibintangi oleh Al Pacino (The Godfather Trilogy) dan Robin Williams (Good Will Hunting). Berkat gaya penyutradaraannya yang unik dan gelap, Nolan akhirnya terlibat dalam proyek Warner Bros untuk reboot kisah manusia kelelawar, Batman, dalam Batman Begins (2005). Dari sinilah, Nolan mulai diperhitungkan dan disejajarkan dengan sutradara top dunia seperti Michael Bay (Transformers), bahkan Steven Spielberg (Schindler's List). Di Batman Begins ini, Nolan sukses membawa Batman ke puncak kejayaannya kembali setelah mati suri sejak film terakhirnya Batman & Robin (1997) dianggap gagal melanjutkan kisah-kisah Batman sebelumnya meskipun dalam film tersebut terdapat para pemain yang berkualitas seperti George Clooney (The Thin Red Line), dan Arnold Schwarzenegger (Terminator). Sosok Batman sendiri di Batman Begins ini diperankan oleh Christian Bale.

Pada tahun 2006, dia kembali bekerja sama dengan Bale dalam film terbarunya yang bertemakan persaingan dua orang pesulap yang saling menjatuhkan satu sama lain, The Prestige. Lalu dia kembali melanjutkan kisah manusia kelelawar dalam The Dark Knight (2008) yang tentu saja akan selalu diingat oleh semua penggemar film dan Batman khususnya, karena merupakan salah satu film terakhir dari mendiang Heath Ledger yang disini berperan dengan sangat apik sebagai Joker. Siapa yang tidak ingat dengan kata-kata khasnya, "Why So Serious?" yang melegenda itu?.


Dan film terakhir yang Nolan sutradarai aalah film yang dibintangi dengan brilian oleh Leonardo DiCaprio (Shutter Island) yang mempunyai tema yang sangat jarang dan begitu unik layaknya Memento. Sebuah film action yang bersettingkan mimpi di dalam mimpi seseorang yang sedang bermimpi, Inception (2010). Film yang akan memutar dan mengasah otak kita untuk terus berpikir dan mengikuti setiap alur ceritanya.

Film Nolan selanjutnya yang akan dirilis tahun 2012 mendatang adalah film ketiga Batman yang sekaligus film terakhir dari trilogy Batman tersebut, The Dark Knight Rises. nolan memang tipe sutradara yang sangat merahasiakan mengenai filmnya yang belum dirilis, demikian pula dengan film ketiga Batman ini. Kita tunggu saja apakah The Dark Knight Rises bisa melebihi kesuksesan The Dark Knight.

Christopher Nolan, sutradara berbakat yang sangat mementingkan kualitas film yang disutradarainya. Film-filmnya selalu dapat memuaskan dahaga para movie-freak di seluruh dunia. Penuh twist, dark dan always surprising. What A Brilliant Director!


Read More - Profil Director: Christopher Nolan

Kamis, 08 Desember 2011

Profil Actor: Christian Bale


Full Name: Christian Charles Philip Bale
Date of Birth: 30 January 1974 in Haverfordwest, Pembrokeshire, Wales
Filmography: Empire of The Sun (1987), American Psycho (2000), Batman Begins (2005), etc.

Siapa sih aktor dan aktris yang saat ini memiliki nama besar yang sudah mulai berakting sejak masih "bocah"? Hollywood punya aktris cantik seperti Selena Gomez (Monte Carlo) dan Dakota Fanning (War of The Worlds) serta aktor Jason Bateman (Paul). Jangan lupakan talenta di negeri sendiri sperti Adi Bing Slamet dan juga Agnes Monica yang sudah Go International. Namun ada seorang aktor asal Wales yang sudah mulai berkiprah di Hollywood sejak berusia 13 tahun sampai sekarang berusia 37 tahun, tawaran bermain fil tak pernah sepi. Ya, dia adalah Christian Charles Philip Bale atau sering dipanggil Christian Bale atau Bale.

Memulai karir sebagai artis cilik di TV movie Anastasia: The Mystery of Anna (1986), karirnya mulai menanjak setahun kemudia ketika memerankan Jim "Jamie" Graham dalam film Empire of The Sun (1987). Karirnya sebagai artis cilik hingga menjadi aktor remaja mulai diperhitungkan dan tawaran bermain film pun mulai berdatangan. berbagai judul film dia bintangi di antaranya Swing Kids (1993), Little Woman (1994) dimana dia beradu akting dengan Kirtsen Dunst (Spiderman) yang ketika itu baru berusia 12 tahun dan Wynona Rider (Black Swan).

Bale sebagai Jamie di Empire of The Sun.
Karir Bale sebagai aktor dewasa mulai disejajarkan dengan aktor seperti Leonardo DiCaprio (Titanic) dan George Clooney (Three Kings) sejak Bale memerankan sosok serial killer tampan nan eksotis Patrick Bateman di American Psycho (2000).Bagi Anda yang sudah menonton akting Bale di film ini, pasti tahu dan mengakui bahwa sosok Bateman memang memiliki segalanya, tampan, memiliki badan kekar, selallu melakukan olahraga dan perawatan diri, serta memiliki karir. Namun ternyata di balik sosok perfectionis-nya, Bateman adalah seorang psycho yang siap membantai siapapun yang menghalangi jalannya.

Setelah sukses dengan American Psycho, Bale membintangi banyak film setelahnya seperti Reign of Fire (2002) dan Equilibrium (2002) yang sejenak mengingatkan kita dengan Trilogy Matrix yang dibintangi Keanu Reeves. Pada tahun 2004, Bale membuat sebuah gebrakan dengan aktingnya memerankan sosok Trevor Reznik dalam The Machinist. Siapa yang tidak terkejut melihat sosok Bale yang tampan dan memiliki badan yang berotot berubah 180 derajat menjadi sosok seorang yang depresi dan tengah mengalami insomnia selama 1 tahun dan hanya memiliki berat 120 pounds (sekitar 54,5 kg) yang berarti dia kehilangan sekitar 63 pounds atau 27 kg. Bayangkan saja, selama sekitar 3 bulan Bale hanya mengkonsumsi kopi dan apel saja demi dietnya yang ekstrim ini.

Bale di American Psycho dan The Machinist.
Karir Bale akhirnya benar-benar diperhitungkan sejak dia berperan sebagai Patrick Bateman dan dengan diet ekstrimnya demi peran Trevor Reznik, pada tahun 2005 dunia dikejutkan kembali dengan Bale yang kembali dengan badan yang kembali berotot (meskipun tak seperti di American Psycho) lewat perannya sebagai Bruce Wayne di reboot film Batman, Batman Begins. Bayangkan saja, dalam dua tahun dia berhasil menurunkan dan mengembalikan berat dan bentuk badannya dengan sangat ekstrim. Batman Begins sendiri bercerita tentang kehidupan Bruce Wayne sebelum hingga menjadi manusia kelelawar.

Selanjutnya dia berperan dalam beberapa film seperti The New World (2005), Rescue Dawn (2006), dan The Prestige (2006). Di The Prestige, Bale beradu akting dengan Hugh Jackman (X-Men) sebagai seorang pesulap dengan segala trik yang mengagumkan itu. Setelah itu dia beberapa kali beradu akting dengan aktor-aktor berbakat Hollywood. sebut saja Russell Crowe (Gladiator) di 3:10 to Yuma (2007), Sam Worthington (Avatar) di Terminator Salvation (2009), Johnny Depp (Pirates of The Caribbean) di Public Enemies (2009) dan dengan Mark Wahlberg (The Departed) di The Fighter (2010).

Bale dan Russell crowe dalam premiere 3:10 to Yuma.
Tapi tentu aktingnya yang paling ditunggu adalah perannya sebagai manusia kelelawar di Batman Series yang akan memasuki film ketiganya tahun 2012 mendatang. Setelah sukses menghidupkan kembali sosok Bruce Wayne di Batman Begins (2005), sequelnya pun dirilis pada tahun 2008 dengan judul The Dark Knight tanpa abal-abal nama Batman. Apabila di Batman Begins belum muncul musuh-musuh bebuyutan Batman, di The Dark Knight langsung menampilkan musuh utama Batman yaitu joker yang dibintangi oleh Heath Ledger. The Dark Knight sendiri berhasil mendapatkan 2 dari 8 nominasi piala Oscar 2009.

Tahun 2012 mendatang, Film ketiga Batman akan dirilis dengan judul mirip seperti prequelnya hanya ada tambahan kata "Rises" menjadi The Dark Knight Rises. Di film ketiganya itu Batman akan berhadapan dengan musuhnya yang lain yaitu Bane yang diperankan oleh Tom Hardy (Warrior). Tak seperti di The Dark Knight yang mana Batman harus beradu strategi dengan joker, di The Dark Knight Rises ini Batman akan lebih banyak beradu otot dengan Bane. Kita lihat saja bagaimana film yang dikabarkan merupakan film terakhir Bale sebagai Batman ini dirilis 20 Juli tahun depan yang bersaing dengan 2 film superhero lain yang dirilis dalam waktu berdekatan yaitu The Avengers (4 Mei 2012) dan The Amazing Spiderman (3 Juli 2012).

Patrick Bateman yang berubah menjadi Batman.
Christian Bale, salah satu aktor berbakat Hollywood yang sangat mencintai dunia akting dan sangat mendalami perannya ini memang layak di sejajarkan dengan aktor seperti Bruce Willis (Die Hard), John Travolta (Pulp Fiction) bahkan Sylvester Stallone (Rocky). Film-filmnya selalu ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya (termasuk saya...^^), meskipun sayang sekali perannya sebagai Batman tahun depan adalah terakhir karena dikabarkan dia memutuskan pensiun sebagai Batman. Padahal setelah The Avengers difilmkan tahun depan, ada sedikit ekspektasi kalau The Justice League juga mungkin menyusul akan difilmkan dengan sosok Superman yang diperankan Hanry Cavill (Man of Steel), Green Lantern oleh Ryan Renolds (Buried) dan tentu saja sang manusia kelelawar oleh Christian Bale. Namun apa mau dikata harapan hanyalah tinggal harapan. Namun begitu, The Flowers of War, The Dark Knight Rises, Lawless dan Knight of Cups yang merupakan film-film selanjutnya yang dibintangi Bale akan selalu dinanti dan berharap selalu lebih baik dari film sebelumnya.

Terakhir, teringat kata-kata musuh Batman di The Dark Knight, Joker,
"Why So Serious?"
Bale will be back!!


Read More - Profil Actor: Christian Bale

Senin, 05 Desember 2011

Review Movie: The Mist


Release: 2007
Stars: Thomas Jane, Laurie Holden and Nathan Gamble
Director: Frank Darabont
Writer: Frank Darabont

Bagaimana bila Anda terjebak dalam sebuah gedung sedangkan di luar gedung dipenuhi oleh kabut yang tebal dan terdapat makhluk-makhluk ganas di dalam kabut tersebut? Apakah Anda akan mencoba keluar untuk meminta bantuan atau berdiam diri sampai bantuan yang datang menemukan Anda? Itulah kira-kira yang ditawarkan oleh sutradara yang terkenal lewat film-film adaptasi novel karya Stephen King seperti The Shawshank Redemption (1994) dan The Green Mile (1999) serta lewat seri TV The Walking Dead (2010-2012), siapa lagi kalau bukan Frank Darabont.

The Mist bercerita tentang David Drayton (Thomas Jane) seorang seniman (atau pelukis mungkin..) yang biasa membuat poster untuk film yang harus menerima kenyataan bahwa poster buatannya hancur karena tertimpa pohon yang menghancurkan kaca rumahnya ketika badai. Dia pun bersama anaknya Billy Drayton (Nathan Gamble) dan tetangganya yang seorang pengacara, Brent Norton (Andre Braugher) pergi ke sebuah supermarket untuk membeli persediaan makanan. Ketika mereka bersama pengunjung lain sedang berbelanja, tiba-tiba datang Dan Miller (Jeffrey DeMunn) sambil berlari dan hidungnya berdarah. Seiring dengan datangnya Dan, datang pula kabut yang tebal yang perlahan menutup pandangan orang-orang disana sampai mereka tak bisa melihat apapun di luar selain kabut.

Awalnya mereka itu hanya kabut biasa sehingga mereka tidak terlalu panik sampai ada seorang wanita yang memutuskan untuk keluar dari sana untuk menemui anaknya, suasana semakin tegang ketika David dan beberapa orang laki-laki yang berada di ruang generator (atau ruang penyimpanan) mengetahui bahwa di balik kabut tersebut ada monster bertentakel besar yang sudah mengambil salah seorang pegawai supermarket itu. Lalu mereka memberi tahu orang-orang yang ada disana, namun tak percaya dengan mudah hingga mereka menyaksikan sendiri monster-monster yang ternyata bukan hanya yang bertentakel saja menyerang supermarket dan korban pun berjatuhan.


Keadaan bertambah parah ketika seorang wanita yang fanatik terhadap agamanya mengaitkan kejadian yang terjadi dengan hari pembalasan dan murka Tuhan, dia pun berceramah di setiap kesempatan, para pengunjung yang asalnya tidak menghiraukannya akhirnya mulai percaya terhadap omongan wanita itu, hingga akhirnya para pengunjung menjadi terpecah dua. David dan anaknya beserta beberapa orang merasa mereka harus mencari bantuan bukan hanya menunggu bantuan dan keajaiban datang begitu saja. Oleh karena itu, mereka berusaha untuk keluar dari supermarket itu dan mencari bantuan.

Ketika mereka berhasil keluar dari sana, kelompok kecil itu menjadi semakin kecil karena beberapa dimangsa oleh monster hingga akhirnya hanya menyisakan David, Billy, Amanda (Laurie Holden), Dan, serta seorang wanita tua.Dengan menaiki mobil David serta hanya berbekal sebuah pistol yang berisikan 4 buah peluru mereka menelusuri jalan untuk mencari bantuan. Di perjalanan tak jarang merka melihat monster bahkan mereka melihat seekor monster yang sangat besar melintasi mereka. Monster-monster itu sendiri ternyata berasal dari dunia lain yang masuk ke dunia ini karena sebuah proyek rahasia militer. Davis dan yang lain menelusuri sepanjang jalan sampai bensin mobilnya habis, dan mereka menjadi putus asa karena berada di tengah kabut dan juga monster-monster yang ganas. Lalu apa yang terjadi? Apakah mereka akan selamat?


Overall, The Mist memang memiliki cerita yang sudah umum tentang monster yang tiba-tiba datang ke kota, serta memiliki efek yang tak sebagus film sejenis seperti War of The Worlds, namun tentu ada faktor yang dimiliki film ini yang jarang ditemui dari film monster lain yang membuat setiap penonton yang selesai menonton film ini akan menjadikan film ini sebagai film yang paling berkesan di hati mereka. Faktor apa itu? Tonton saja sendiri deh, saya pastikan Anda tidak akan pernah menyesal menonton film ini. Really touching and dark!

Rate: 8/10


Read More - Review Movie: The Mist

Sabtu, 03 Desember 2011

Review Movie: Ocean's Twelve






Release: 2004
Stars: George Clooney, Brad Pitt, dan Julia Roberts.
Director: Steven Soderbegh
Writer: George Nolfi

Masih ingat dengan perampokan kasino yang berkelas ala George Clooney beserta kawan-kawannya? Kali ini mereka kembali mempersiapkan pencurian dengan strategi terbaik dengan judul Ocean's Twelve yang berarti akan ada penambahan personil di tim mereka. Siapakah itu?

Setelah mereka berhasil merampok kasino milik Terry Benedict, Danny (George Clooney) dan kawan-kawannya menjalani kehidupan yang mereka impikan. namun kehidupan mereka terusik dengan hadirnya Terry secara tiba-tiba yang meminta semua hasil curian mereka dikembalikan dengan tambahan bunga. Danny terpaksa kembali melakukan pekerjaan lamanya dengan kawan-kawannya untuk menutupi hutang mereka terhadap Terry. Lalu mereka merencanakan untuk mencuri sebuah barang yang berharga milik seorang collector. Ketika mereka menjalankan misinya, ternyata mereka sudah didahului oleh penduri lain yang sering disebut Night Fox.


Night Fox menantang Danny dan timnya untuk melakukan sebuah pencurian lain, yaitu mencuri sebuah telur emas. Mereka pun merencanakan pencurian tersebut, namun tak ada yang sempurna. Beberapa rencana mereka gagal yang menyebabkan Danny dan beberapa anggotanya dipenjara. Anggota Danny yang tersisa akhirnya meminta bantuan kepada Tess (Julia Roberts) untuk membantu mereka, yang menjadikannya unik adalah dimana Tess yang diperankan oleh Julia Roberts harus berpura-pura menjadi Julia Roberts agar bisa mendapatkan telur emas itu karena mereka menganggap kalu Tess mirip dengan Julia Roberts (what the....?!), bahkan saking miripnya hingga seorang Bruce Willis menyangka bahwa Tess memang benar-benar Julia Roberts. Namun tim yang dipimpin oleh Linus (Matt Damon) ini bak anak itik tanpa induknya karena tanpa kehadiran Danny dan Rusty (Brad Pitt) yang sedang dipenjara. Hingga akhirnya tim ini pun menyusul Danny dan yang lain masuk penjara. Lengkap sudah semua tim Ocean's Eleven di penjara. Lalu bagaimana dengan rencana mereka? Bagaimana cara mereka keluar dari penjara tersebut?

Ocean's Twelve memang memiliki cerita yang lebih rumit dari Ocean's Eleven. Dari mulai pencurian barang koleksi, mencuri telur emas, rencana untuk keluar penjara, bahkan drama antara Rusty dan Isabel (Catherine Zeta-Jones) yang memasukan mereka ke dalam penjara. Bandingkan dengan Ocean's Eleven yang hanya memfokuskan cerita ke pembobolan kasino saja. namun tentu dengan semakin banyak konflik yang terjadi, semakin banyak twist yang anda dapatkan. Dan itu pula yang saya rasakan di film ini.


Overall, Ocean's Twelve memang tak sesimpel Ocean's Eleven dari segi cerita. Butuh keseriusan dan pengamatan sepanjang film yang berdurasi sekitar 2 jam ini. Namun anda tak akan kecewa dengan hasilnya, ketika Danny dan Tess membongkar semua rahasia mereka kepada Night Fox. Brilliant!

Rate: 7/10


Read More - Review Movie: Ocean's Twelve

Review Movie: Hobo With A Shotgun

Release 2011
Stars: Rutger Hauer, Molly Dunsworth.
Director: Jason Eisener
Writer: John Davies

Anda penyuka film-film yang tokoh utamanya anak muda atau terkenal seperti Tobey Maguire atau Daniel Radcliffe? atau anda lebih suka film yang diperankan oleh aktor tampan seperti Leonardo DiCaprio? Atau action yang memajang muka veteran seperti Danny Trejo? Kalau anda memilih opsi yang terakhir, berarti Hobo With A Shotgun sangat cocok dengan anda.Sebuah film yang lahir setelah fake trailernya muncul di Grindhouse (2007).

Film dibuka dengan adegan seorang gelandangan yang sedang berjalan di jalanan sebuah kota yang terlihat sangat kacau dan tanpa aturan, lalu dia melihat seorang laki-laki berlari dengan sesuatu seperti tutup lubang selokan (atau apalah namanya...) terpasang di kepalanya, lalu laki-laki itu ditempatkan tepat di lubang selokan tersebut, lalu kawat dilingkarkan di kepalanya dan, BUUMMM!! sebuah mobil menarik kawat itu dan terlepaslah kepala laki-laki itu hingga menyebabkan hujan darah yang dinikmati oleh seorang wanita.


Namun tidak cukup sampai disana, kekejaman demi kekejaman terjadi di kota tersebut, berbagai kejahatan tidak terelakan, bahkan para polisi disana pun adalah polisi korup. Gelandangan tadi yang akhirnya disebut Hobo pun muak dengan semua kejahatan di kota itu dan akhirnya membeli sebuah shotgun yang pada awalnya ia rencanakan untuk membeli sebuah pemotong rumput. Mulailah Hobo menjadi pahlawan pembasmi kejahatan di kota itu. Hingga dia pun menjadi incaran seorang penguasa kota dan kedua anaknya yang menyebalkan itu. Lalu mulailah Hobo dibantu dengan temannya yang seorang pelacur menghadapi orang-orang yang tak bertanggung jawab itu.

Hobo With A Shotgun merupakan film kedua yang lahir dari fake trailer di film Grindhouse setelah sebelumnya Machete (2010) terlebih dahulu dirilis dengan Danny Trejo sebagai sang pahlawan. Sama halnya dengan Machete, Hobo With A Shotgun penuh dengan adegan disturbing dan banjir darah. Bagi anda yang tidak kuat melihat banyak darah, usus berceceran atau kepala yang hancur disarankan tidak menonton film ini. bahkan menurut saya, Hobo With A Shotgun mampu melebihi Machete dari segi darah dan kesadisannya. Tak percaya? Tonton dan buktikan saja sendiri.

Overall, Hobo With A Shotgun lumayan membuat saya merasa ngilu dengan beberapa disturbing scenenya, tapi dibalik semua darah itu, terdapat sebuah pesan yang disampaikan oleh Hobo sebelum pertarungannya dengan The Plague di akhir film. Pesan apa itu? Tonton dan carilah sendiri pesan itu.
Rate: 7/10


Read More - Review Movie: Hobo With A Shotgun